
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) menyatakan dukungan penuh terhadap delapan langkah strategis yang
dirancang untuk memperbaiki dan memperkuat pasar modal nasional. Dukungan ini mencerminkan komitmen dunia usaha dalam
menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat domestik maupun global.
Pasar modal memiliki peran penting sebagai sumber pendanaan jangka panjang bagi dunia usaha sekaligus sebagai indikator
kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, perbaikan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak.
Latar Belakang Perlunya Perbaikan Pasar Modal
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar modal Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari volatilitas global, fluktuasi
arus modal asing, hingga rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kondisi ini mendorong perlunya langkah
konkret agar pasar modal lebih stabil, likuid, dan menarik bagi investor.
Kadin menilai bahwa sinergi antara regulator, pelaku pasar, dan dunia usaha sangat penting agar kebijakan yang diterapkan
tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu menopang pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Delapan Langkah Strategis yang Didukung Kadin
Kadin mendukung delapan langkah perbaikan pasar modal yang dinilai mampu memperkuat fondasi industri keuangan nasional.
Langkah-langkah tersebut antara lain peningkatan transparansi dan tata kelola perusahaan, penguatan perlindungan investor,
serta pendalaman pasar melalui diversifikasi produk investasi.
Selain itu, optimalisasi peran investor institusi domestik, peningkatan likuiditas saham, dan penyederhanaan regulasi juga menjadi
fokus utama. Langkah lainnya mencakup penguatan penegakan hukum di pasar modal, peningkatan kualitas emiten, serta
pemanfaatan teknologi digital untuk efisiensi dan keterbukaan informasi.
Dampak Positif bagi Dunia Usaha dan Investor
Dengan diterapkannya delapan langkah tersebut, Kadin optimistis kepercayaan investor Tuna55 akan meningkat. Pasar modal
yang sehat akan memberikan alternatif pembiayaan yang lebih luas bagi perusahaan, khususnya sektor riil dan UMKM yang
berpotensi naik kelas melalui pendanaan publik.
Bagi investor, perbaikan ini diharapkan menciptakan rasa aman dan kepastian hukum, sehingga minat berinvestasi di pasar
modal domestik semakin kuat. Stabilitas pasar juga akan mengurangi risiko spekulasi berlebihan dan menciptakan pergerakan harga yang lebih wajar.
Harapan ke Depan
Kadin berharap implementasi delapan langkah perbaikan pasar modal dapat dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh
pemangku kepentingan. Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha, pasar modal Indonesia
diyakini mampu menjadi pilar utama pembiayaan pembangunan nasional.
Ke depan, pasar modal yang kuat tidak hanya akan menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan daya saing
Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.