Manchester City dikabarkan mulai mengamati dengan serius kondisi Trent Alexander-Arnold yang hingga kini belum menemukan kepastian peran bersama Real Madrid. Minimnya menit bermain sang bek kanan di Spanyol memunculkan spekulasi soal masa depannya.
Pemain asal Inggris tersebut disebut berpotensi menjadi incaran The Citizens pada bursa transfer musim panas mendatang. City melihat peluang untuk memanfaatkan situasi Alexander-Arnold yang belum sepenuhnya klop dengan sistem permainan Los Blancos.
Kepindahan Alexander-Arnold dari klub masa kecilnya, Liverpool, ke Real Madrid sebelumnya disambut ekspektasi tinggi. Ia diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang di sektor kanan pertahanan. Namun, realitas di lapangan tidak berjalan sesuai rencana.
Pada musim ini, bek berusia 27 tahun itu baru mengoleksi delapan penampilan di La Liga. Catatan tersebut terbilang jauh dari harapan, terutama mengingat status dan reputasi yang dibawanya saat mendarat di Santiago Bernabeu.
Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi di media Spanyol. Sejumlah laporan menyebut manajemen Real Madrid mulai mempertimbangkan opsi untuk melepas Alexander-Arnold pada akhir musim, terutama jika tidak ada peningkatan signifikan dalam performa dan kontribusinya. Klub dikabarkan siap mengevaluasi ulang komposisi skuad demi menjaga keseimbangan tim.
Manchester City Mengamati Perkembangan
Kondisi inilah yang kemudian menarik perhatian Manchester City. Berdasarkan laporan Teamtalk, City secara aktif memantau perkembangan situasi Alexander-Arnold. Klub menilai sang pemain masih berada dalam usia ideal dan memiliki kualitas teknis yang sejalan dengan filosofi permainan Pep Guardiola.
Guardiola sendiri tengah mencari opsi bek kanan baru sebagai investasi jangka panjang. Pasalnya, Kyle Walker kini mulai memasuki fase akhir kariernya. Meski Walker masih berperan penting di skuad utama, faktor usia membuat City mulai mempersiapkan regenerasi di posisi tersebut.
Selain Alexander-Arnold, City juga dikaitkan dengan bek Newcastle United, Tino Livramento. Namun, pengalaman, visi bermain, serta kemampuan distribusi bola Alexander-Arnold dianggap sebagai keunggulan tersendiri, terutama dalam sistem City yang mengandalkan penguasaan bola dan peran aktif bek sayap saat membangun serangan.
Jika Real Madrid benar-benar membuka peluang negosiasi, City diperkirakan akan bergerak cepat untuk mengamankan jasa sang pemain. Bursa transfer musim panas pun berpotensi menghadirkan drama tersendiri terkait masa depan salah satu bek kanan terbaik Inggris itu.
Persaingan Ketat di Posisi Bek Kanan
Minimnya menit bermain Alexander-Arnold juga tidak lepas dari ketatnya persaingan di lini belakang Real Madrid. Klub memiliki sejumlah opsi yang dinilai lebih sesuai secara taktis, terutama untuk laga-laga krusial.
Meski demikian, Real Madrid diyakini belum sepenuhnya menutup pintu bagi Alexander-Arnold. Klub masih ingin memberinya waktu dan kesempatan lebih luas untuk membuktikan kualitasnya sebelum mengambil keputusan besar.
Dampak dari kondisi ini tidak hanya dirasakan di level klub, tetapi juga merembet ke karier internasionalnya. Kurangnya jam bermain membuat posisi Alexander-Arnold di Timnas Inggris kian terancam.
Di bawah arahan Thomas Tuchel, Alexander-Arnold bahkan belum mendapatkan kesempatan tampil. Ia disebut mulai tersisih dari daftar prioritas, kalah bersaing dengan pemain lain yang tampil lebih konsisten bersama klub masing-masing. Tuna55